Unit Pelayanan Teknis Lembaga Penyiaran Publik Lokal (UPT LPPL) RadioPublik Kota Denpasar (RPKD 96.2 FM) menggelar kegiatan mengisi hari libur bagi siswa sekolah SMP dan SMA/SMK se-Kota Denpasar, Kamis (25/6) bertempat di Ruang Multimedia Rumah Pintar, Jl. Kamboja Denpasar. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta SMP, SMA/SMK serta juga datang dari anak-anak Panti Asuhan Tatwam Asi. Hal ini terlihat sebelum acara pembukaan dimulai peserta sudah memadati ruang multimedia.
Menurut Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Denpasar Ketut Sumerta yang membuka kegiatan secara resmi mewakili Kepala Dinas Kominfo, Dewa Made Agung mengatakan kegiatan mengisi hari libur dengan bimtek kepenyiaran sudah menjadi agenda rutin Diskominfo Denpasar yang kali ini peserta juga datang dari anak-anak panti asuhan. Penyelenggaraan bimtek yang menyasar siswa sekolah pada saat hari libur diharapkan memberikan dampat positif menjauhkan kegiatan negatif siswa diluar jam sekolah. Disamping itu dengan melihat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini begitu pesat, demikian pula dengan radio sebagai komunikasi massa yang mempunyai peranan penting dalam kehidupan sosial, budaya, politik, ekonomi di dalam menjalankan fungsinya sebagai media informasi pendidikan, hiburan pelestarian budaya daerah, dan kontrol sosial. Radio juga memiliki tugas sebagai media komunikasi dengar dalam menyebarluaskan informasi pembangunan, pemerintahan hingga kemasyarakatan, yang bersifat independen, netral serta berfungsi memberikan layanan untuk kepentingan masyarakat. Keberadaan media radio saat ini di Kota Denpasar masih sangat diperlukan masyarakat. Dengan keberadaan di Kota Denpasar saat ini terdapat 23 stasiun radio, meliputi LPP, RRI, Radio Komunitas Dwijendra, 20 stasiun radio swasta dan termasuk LPPL RPKD 92.6 FM. Ketut Sumerta juga menjelaskan didirikannya RPKD FM bertujuan sebagai media komunikasi, informasi, hiburan dan sosialisasi program pemerintah kepada masyarakat Kota Denpasar, khususnya operasional siaran mengenai informasi lalu lintas serta mendidik masyarakat untuk tertib dan disiplin berlalulintas. Ia mengharapkan melalui bimtek ini yang dilaksanakan selama 3 hari dari 25-27 Juni mendatang dapat menjadi kesempatan berharga bagi para peserta, serta meningkatan keterampilan dalam bidang kepenyiaran yang melibatkan narasumber yang berkompeten di bidangnya.
Salah satu peserta dari Panti Asuhan Tatwam Asi Ketut Farida (14) mengatakan sangat senang diberikan kesempatan mengikuti bimtek kepenyiaran saat ini. Ia yang bersekolah di SMP Dwijendra Denpasar ini mendapatkan ketrampilan tambahan dalam kepenyiaran. "Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksnakan dan melibatkan lebih banyak lagi para peserta," ujarnya. Sementara Kadek Puspadei Tri Astari (16) mengakui baru pertama kali mengikuti bimtek kepenyiaran dalam mengisi hari libur sekolah. Ia yang bercita-cita sebagai penyiar radio ini sangat senang mendapatkan pendidikan gratis kepenyiaran dari pemkot Denpasar. "Senang sekali dapat ikut, mungkin tahun depan saya dapat menjadi peserta yang mampu meningkatkan keterampilan siswa sekolah," ujarnya. (pur)